Inilah Cara Google Mendefinisikan Kualitas Konten

10/15/2015 03:56:00 PM
kualitas-konten-marketing
Konten Marketing

Google sedang meningkatkan kualitas konten secara teratur sebagai faktor peringkat hasil penelusuran, menurut berita terbaru yang kami dapatkan.

Hal ini memang bukanlah berita baru bagi kebanyakan marketer yang mengandalkan Google, namun langkah Google menentukan tentang kualitas konten sedang berkembang.

Menurut penelitian, sinyal positif seperti jumlah waktu yang dihabiskan pada sebuah halaman meningkatkan secara signifikan dan berefek bagi peringkat halaman website tersebut. Ini artinya hal tersebut lebih penting daripada sekedar mengajak atau mengikutsertakan pembaca.

Dengan pemikiran seperti itu, kami ingin menyampaikan dalam postingan berikut untuk mencoba menjelaskan bagaimana Anda dapat mencapai 'konten berkualitas' di situs Anda berdasarkan beberapa faktor kunci yang ditemukan dalam studi.

Anda juga bisa belajar tentang SEO Copywriting menulis konten di link 7 Tips SEO Copywriting untuk membantu menaikkan Peringkat Konten marketing Anda.

Berikut beberapa poin yang ingin kami sampaikan:

1. Buatlah Konten Anda Relevan dan Mudah dibaca


Berdasarkan hasil studi ditemukan bahwa faktor peringkat seperti jumlah kata dan kemudahan membaca telah ditingkatkan. Rata-rata panjang teks dari halaman top 30 meningkat sekitar 25% sejak tahun 2014, dengan perkiraan Google meningkatkan nilai konten dengan format panjang yang mudah dicerna.

Hal tersebut memang terlihat masuk akal. Jika konten Anda terlalu pendek, ini tidak seperti bahasan yang mendalam terhadap suatu subjek dan dengan banyaknya konten yang bersaing saat ini, publiser perlu menawarkan sesuatu yang lebih dari sekedar baris informasi atau berita.

Kemudahan pembacaan juga menjadi satu hal yang wajar, karena bukan masalah se-brilian apa konten Anda, Anda akan kehilangan perhatian orang dengan sekejap jika konten Anda penuh dengan bahasa yang berbelit, dan tidak teratur susunan katanya sehingga tidak bisa dipahami maksud dari kata-kata yang Anda tulis.

2. Fokus pada Pengalaman Pengguna


Membuat pengalaman pengguna yang brilian adalah sesuatu yang sering ditawarkan pada suatu blog, dan hal tersebut bukan suatu kejutan bila memberi dampak yang baik terhadap peringkat di Google.

Baca: 5 Hal yang Perlu Diperhatikan Guna Menambah User Experience yang Maksimal

Jika konten Anda ditulis dengan struktur yang baik maka mudah untuk mengarahkan orang tidak terlalu banyak disuapi dan pergi ke suatu tempat yang lain. Bila pembaca menghabiskan waktu yang lebih banyak pada salah satu halaman situs Anda maka akan memberi sinyal ke Google bahwa konten Anda relevan dan menarik bagi pengguna.

Saat ini, bagaimanapun juga, tidaklah cukup hanya dengan fokus pada pengalaman pengguna melalui desktop. Pastikan situs Anda berjalan dengan baik pada platform mobile juga merupakan hal yang sangat penting, dan 30% dari halaman top 30 menggunakan design yang responsif terhadap platform mobile. Kami dapat memperkirakan trend ini semakin meningkat seiring pertumbuhan dan popularitas pengguna mobile. Anda dapat membaca lebih jelasnya di link Optimasi Mobile-friendly Sekarang Lebih Penting dari Apapun

3. Berhenti Mencemaskan tentang Kata Kunci


Apakah Anda masih ingat atau bahkan tidak tahu tentang hari kelamnya 'digital marketing blog London' di internet sebelum Google mulai mengawasi dengan ketat pada teknik black hat digital marketing: Mengisi kalimat dengan frasa yang bukan-bukan dan tidak bisa dibaca sebagai bagian dari digital marketing blog London tuliskan di situs mereka.

Syukurlah peristiwa tersebut telah berlalu, dan sebagai hasilnya adalah meledaknya jenis konten yang manusia dapat membacanya dengan sepenuh hati. Konsumer mendapatkan manfaat dan marketer dapat menggunakan sisi kreativitas mereka sekali lagi.

Ketika Anda sedang menulis sebaris konten, apapun itu, tujuan utama Anda harus membuatnya cocok untuk dikonsumsi oleh manusia (pastinya). Artinya konten Anda membutuhkan format yang mudah untuk dibaca dan menyenangkan.

Jika konten yang sedang Anda tulis betul-betul relevan dengan ketentuan mesin penelusuran, bagaimanapun juga seharusnya konten tersebut terdiri dari kata kunci natural yang terkait dengan subjek. Seperti pada halaman peringkat top 5 yang terdiri dari kata kunci lebh sedikit di body teks daripada peringkat selanjutnya.

4. Backlink Menjadi Sedikit Kurang Penting


Berdasarkan dari studi, dari tahun ke tahun, korelasi antara backlink dan peringkat hasil penelusuran mengalami penurunan.

Yang dimaksudkan adalah link tidak natural yang Anda buat meningkatkan kegunaan jelek waktu Anda. Malahan Anda harus fokus pada membuat konten dengan jenis yang orang-orang secara natural akan mau membaca dan membagikannya.

Backlink dengan kata kunci di anchor text secara signifikan mengalami penurunan, yang mana seperti hasil dari usaha Google untuk memberantas link building yang tidak natural.

5. Bagaimana dengan Sinyal Sosial media?


Juri masih diam seperti pada apakah social shares secara langsung berdampak pada peringkat hasil penelusuran, namun ada ketentuan yang pasti korelasi antara sosial shares dan peringkat SERP. Misalnya, halaman web di posisi pertama memiliki sinyal dua kali seperti sinyal facebook yang berada pada posisi kedua.

Link apapun, semakin banyak konten Anda dibagikan maka semakin banyak juga pengunjung yang akan Anda dapatkan. Hal ini penting bukan hanya dilihat dari brand awareness namun juga sebagai jalan untuk mengarahkan traffic lebih banyak ke situs Anda.

Akan tetapi sinyal media sosial juga langkah yang bagus bagi marketer sebagai tolok ukur apakah konten mereka layak untuk dikonsumsi atau tidak. Jika tak seorang pun menge-like atau sharing konten Anda, mungkin konten Anda tidak relevan atau tidak menarik perhatian audien Anda.

Kesimpulan: Perkuat hal-hal yang telah kami sampaikan


Kami telah mendengar tentang pentingnya kualitas konten untuk saat ini, jadi hasil dari studi ini bukanlah menjadi sesuatu yang mengejutkan bagi orang-orang.

Akan tetapi apa yang mereka tunjukkan adalah bahwa marketer benar dalam pernyataan tegas mereka bahwa saat ini mencoba untuk mengelabui sistem sudah terlalu berlebihan, dan sekarang saatnya untuk memberikan waktu dan usaha dalam menciptakan konten yang bernilai unik dan asli.

Secara personal, saya berpikir hal ini dapat menjadi sesuatu yang baik, untuk bagi marketer yang harus merasa termotivasi untuk bekerja lebih keras setiap hari dan konsumer yang harus membaca dan menikmati konten mereka.

Bila Anda memiliki pendapat lain, silahkan berkomentar di kolom komentar di bawah berikut. Akan sangat menyenangkan bila mendengar pendapat dari sudut pandang yang berbeda.

Artikel Terkait

Previous
Next Post »

4 komentar

Write komentar
January 12, 2016 at 12:05 AM delete

Benar gan, kualitas konten menjadi penting untuk bersaing di mesin pencarian dan sudut pandang pembaca. Artikelnya mencerahkan terlebih bagi penulis pemula. Salam by Cepithea

Reply
avatar
admin
AUTHOR
April 7, 2016 at 11:48 AM delete

salam mas, saya malah belajar bayak dari blog Anda

Reply
avatar
May 27, 2016 at 12:59 PM delete

Bener mas.. kualitas konten tetap yang utama. dan kayaknya udah jadi satu-satunya yang penting ya.. keyword, seo, backlink dll, sudah tidak seampuh dulu. bener gak sih.. makasih mas sudah berbagi. Salam kenal. Blog ini keren. :)

Reply
avatar
admin
AUTHOR
June 8, 2016 at 10:21 AM delete

iya mas Edward, mungkin tepatnya adalah konten yang disukai oleh pembaca, sehingga menjadikan konten tersebut berkualitas di mata search engine. Sedangkan Keyword, seo, backlink dll, masih berpengaruh mas jika yang diincar adalah halaman pertama search engine. tapi tetap dengan porsinya masing-masing. Artinya, ya tetap lakukan optimasi keyword, seo, backlink, dll. Terima kasih sudah berkunjung. Salam kenal juga, wah, blog Anda lebih keren mas, salut!

Reply
avatar