Semenjak bangkitnya ketentuan marketing konten, kurang lebih sekitar 2 tahun yang lalu, ada begitu banyak pembicaraan tentang berakhirnya SEO dan mulai tergantikan oleh disiplin baru ini.
Memang benar bahwa banyak agen penelusuran sejak itu telah merebrand atau telah menegaskan keahlian konten mereka, namun bukan berarti marketing konten mengubah SEO menjadi tak terpakai. Masih jauh itu. Tentu saja dua disiplin ilmu tersebut harusnya bekerja bersama-an, dan menggunakan salah satu harus termasuk keduanya, SEO dan konten, jika ingin menjadi online marketer yang efektif.
Kunci perbedaan antara marketing konten dan SEO
Marketing konten dan SEO saling melengkapi, namun ada kunci perbedaannya. Baca juga: Perbedaan antara Marketing Konten, Sosial Media Marketing dan SEO.
Aspek SEO lebih ke teknik. Termasuk penggunaan URLs yang benar, titel dan ALT tag, sitemap dan sebagainya: hal yang menjadi podasi strategi marketing konten Anda.
Marketing konten aspeknya lebih luas dan tidak perlu dibatasi oleh tujuan SEO. Misalnya, publiser seharusnya menghasilkan konten yang exelen dahulu dan terutama sebagai langkah untuk menarik dan menahan audien.
Bagaiman cara agar membuatnya dapat bekerja berbarengan?
Ada beberapa persepsi bahwa SEO selalu tentang bagaimana membuat konten yang baik untuk terindeks oleh mesin penelusuran.
Sementara saya cenderung ke bagian kualitas konten, ada yang lebih dari itu. Jika Anda belum memastikan bahwa dasar on-site SEO telah selesai, usaha Anda tentang konten akan sia-sia.
Misalnya, jika situs Anda terkena pinalti, atau Google tidak mengindeks halaman dengan baik, kemudian Anda membutuhkan keahlian SEO, dengan konten yang bagus ataupun tidak. Inilah mengapa keahlian SEO dan tim konten perlu bekerja bersama. Hal ini memang tidak diperlukan terjadi setiap saat, namun setidaknya ada keinginan untuk berkolaborasi lebih dekat.
Inilah cara agar SEO dan konten dapat bekerja bersama:
1. Buatlah konten yang berkualitas dan original
Sementara konten yang singkat dibuat agar memberikan umpan untuk prayap Google mungkun bekerja pada tingkat tertentu beberapa tahun yang lalu, namun sekaran ini tidaklah efektif lagi. Juga, menghasilkan konten yang lemah membuat jumlah konten tidak bekerja dari perspektif marketing konten, hal tersebut juga tidak akan membantu menarik dan menahan pembaca.
Malahan, dari perspektif SEO, konten yang original dan mengajak, akan mengatur Anda jauh dari kompetitor, seperti memberi mesin penelusuran sesuatu untuk diindeks yang tidak dapat ditemukan dimanapun. Hal ini juga membantu tujuan marketing konten Anda, yakni lebih memungkinkan menarik target audien Anada dengna konten yang original dan berkualitas.
Tanyakan pada diri Anda apakah konten Anda menginspirasi orang untuk tetap tinggal pada situs Anda lebih lama dari satu menit atau sebaliknya. Apakah konten Anda memiliki value, seperti saran yang bermanfaat yang membantu mereka melakukan pekerjaan lebih baik?
2. Konten dan SEO yang bermanfaat
Membuat konten yang bermanfaat adalah strategi yang hebat untuk menaikkan peringkat penelusuran, sebaik membuat situs Anda lebih berguna. Satu bagian dari berita sering kali memiliki peringkat baik di Google bila menyangkut topik yang segar, namun berangsur hilang sesudahnya. Hal ini tidak memberi traffic jangka panjang. Akan tetapi artikel yang lebih berguna yang terdiri dari nasihat dan pengetahuan berharga akan menarik macam-macam jenis link dan keterlibatan metrics yang Google cari, dan lebih memungkinkan untuk memiliki peringkat baik di mesin penelusuran dalam jangka waktu yang lama.
Jika Anda dapat melakukannya dengan tepat, akan menjadi sebuah siklus, semakin tinggi peringkat penelusuran berarti lebih banyak kunjungan ke artikel, semakin banyak yang meng-link, maka akan semakin baik peringkatnya dan seterusnya. Salah satu contohnya adalah artikel yang diterbitkan tahun 2012 masih memiliki banyak traffic dari pengunjung dan juga masih peringkat nomer satu di Google dengan kata kunci tertentu seputar title tags dan SEO.
Konten yang bermanfaat membantu manikkan peringkat ke nomor satu, namun dengan peringkat tinggi ini berarti artikel tersebut tetap menjadi jalur traffic ke situs Anda. Akna sangat mengagumkan bila dapat berjalan seperti ini.
3. Riset Kata Kunci
Riset kata kunci merupakan hal yang penting bagi marketing konten dan SEO agar dapat bekerja bersama. Terlebih lagi, konten yang Anda hasilkan harus berkualitas namun juga Anda harus memastikan bahwa konten yang menghabiskan banyak waktu untuk membuatnya mencapai tujuan yang pantas diterimanya. Untuk mencapai ini, konten Anda memerlukan kecocokan istilah pada mesin penelusuran yang orang-orang gunakan dan memenuhi permintaan penelusuran tersebut dengan efektif. Artinya banyak orang yang mencari kata kunci tersebut.
Jika Anda terlalu banyak menggunakan istilah teknikal di artikel Anda, bahasa ini mungkin tidak cocok dengan istilah yang banyak dicari oleh pembaca. Untuk menghindarinya, lakukanlah beberapa riset kata kunci untuk menemukan istilah mana yang sedang populer dan cocok dengan bahasa yang mereka gunakan untuk mencari sesuatu di mesin penelusuran.
Ada banyak tool yang dapat memudahkan Anda melakukan riset kata kunci. Bila Anda juga ingin mengetahui kata kunci yang digunakan oleh kompetitor Anda, silakan baca selengkapnya di Inilah Cara Mengetahui Kata Kunci Kompetitor Anda.
4. Monitoring Tujuan Kata Kunci
Bila Anda sudah memiliki daftar istilah dan frasa yang menjadi target dari konten yang akan Anda buat, hal penting yang perlu dilakukan adalah monotoring dan mengukur hasil dari usaha Anda. Apakah konten yang Anda hasilkan mencapai target? Apakah berdampak pada posisi di search engine? Jangan mengharapkan hasil yang memuaskan dalam sekejap. Karena hal ini akan memerlukan waktu sebelum Anda melihat beberapa pengaruh si search engine, dan mungkin sangat kompetitif dalam beberapa kata kunci tertentu.
Tidak ada jaminan dalam kesuksesan, namun strategi yang diaplikasikan dengan baik yang menggunakan konten yang fokus akan berbalas keterikatan dalam jangka waktu yang panjang. Sangat penting untuk menambahkan hal tersebut sementara konten dapat memainkan peran kunci dalam mencapai tujuan dari SEO. Kata kunci tidak seharusnya terlau banyak dalam sebuah artikel agar berdampak pada kualitas. Karena pembaca bakal mengetahuinya bahwa hal itu terlalu berlebihan dan tidak mudah dicerna oleh mereka.
5. Link building
Konten yang bagus akan menarik link. Pastikan link tersebut terdistribusi dengan baik dan efektif sehingga dapat menarik perhatian dan pengaruh dari audien semaksimal mungkin. Tidak ada kaitannya denga ilmu sains yang tinggi dalam hal ini. Tinggal buat konten yang berkualitas dan mudah dicerna oleh pembaca.
Langkah paling mudah dan efektif adalah sering-seringlah berkunjung ke blog orang lain, atau yang seringkali disebut dengan blogwalking. Akan lebih baik lagi bila Anda berkunjung ke blog yang se-niche dengan topik blog Anda, maka akan memberikan pengaruh ke SEO meskipun hanya sedikit. Masih menjadi perdebatan apakah sekarang ini menebarkan link ke banyak blog akan mempengaruhi SEO atau malah merusaknya, namun memang di beberapa tahun yang lalu hal itu bekerja dengan baik, sehingga banyak orang lebih memilih menggunakan black hat SEO dalam membangun link building. Akan tetapi setelah Google memberantas besar-besaran blog yang mengarah ke teknik ilegal atau terkesan tidak natural maka akan langsung dibuang oleh Google dalam indeks penelusuran.
Oleh karena itu, demi keamanan blog Anda dari pinalti Google, bangunlah link building yang natural saja, jangan terlalu berlebihan. Karena konten yang berkualitas dan bermanfaat akan banyak dishare oleh pembaca di sosial mereka sendiri. Dan itu berarti Anda sudah melakukan Link building dengan baik dengan menggabungkan marketing konten yang bagus dan SEO yang sederhana.
Konten yang bagus akan menghimpun antara 200-1000 backlink.
6. Link Internal
Inilah langkah yang jelas untuk menggunakan marketing konten guna membantu tujuan SEO, sebaik dalam menaikkan pengalaman pengguna. Link internal dapat membantu Google merayap situs Anda lebih efektif, membantu halaman meraih peringkat lebih baik dalam istilah penelusuran tertentu, dan juga poin penting adalah tetap menahan pengunjung di situs Anda dengan mebaca artikel yang terkait.
Anda hanya membutuhkan cara sederhana dan melatihnya, dan harus menjadi bagian kerangka berpikir saat menulis dan mengedit konten.
7. Pengukuran
Sangat vital untuk mengukur dampak dari konten yang Anda buat dengan kata kunci yang Anda target untuk mencapai tujuan SEO yang sudah Anda tetapkan sebelumnya. Jika Anda bertujuan untuk menaikkan peringkat, ada beberapa tool bermanfaat di luar sana untuk tracking perubahan posisi peringkat dan melihat hasil dari usaha Anda.
Anda juga dapat menggunakan Google analitik untuk melihat bagaimana volume traffic penelusuran yang berubah setiap waktu, dan melihat halaman mana dan artikel mana yang paling efektif mendatangkan pengunjung. Perbanayaklah konten dengan kata kunci yang memiliki banyak traffic di situs Anda, karena hal itu lah yang pengunjung cari dan perlukan, maka secara signifikan akan berdampak pada kenaikan situs Anda di hasil penelusuran.
8. Headlines
Headline merupakan unsur yang sangat penting. Headline mestinya memiliki deskripsi dan menarik perhatian orang untuk mau menge-klik. Misalnya, judul atau titel seperti "10 Tips Bermanfaat Menaikkan Landing Page Anda" merupakan contoh yang bagus, selama tips tersebut bermanfaat dan membawakan janji seperti yang ditawarkan. Akan tetapi, judul "10 Tips Luar Biasa yang Akan Menaikkan Landing Page Anda dan Membuat Anda menjadi Milyarder" akan banyak mempengaruhi orang untuk membuka judul tersebut. Sebenarnya hal ini ada seni ilmunya tersendiri yang sering disebut dengan Copywriting, lebih rinci lagi tentang Call to Action. Lengkapnya silahkan baca artikel yang berjudul 5 Tips Cara Membuat Call to Action (CTA) yang Unik dan Berhasil.
Headline harus ditulis di web, dan Anda perlu mempertimbangkan kata kunci dan frasa yang akan Anda gunakan di Headline. Bagaimana orang mencari topik tersebut? Bagaimana orang akan menemukan artikel Anda? Apa yang Anda inginkan dari peringkat penelusuran?
Panjang headline penting juga untuk diperhatikan. Jangan terlalu panjang, dengan alasan apapun. Google akan memototng judul yang panjang di hasil penelusuran. Anda pasti menginginkan judul headline Anda tampil secara lengkap dan terkihat keseluruhan di hasil penelusuran sehingga orang akan tertarik untuk menge-klik judul tersebut.
Sosial media misalnya, jika Anda ingin orang membagikan artikel Anda di Twitter, headline mestinya cukup pendek agar orang dapat me-retweet tanpa banyak editing dan bisa menambahkan komentar bila mereka ingin. Begitu juga di email marketing, pastinya mengarah ke newsletter, khususnya di bagian headline haruslah terlihat menarik pada bagian subjeknya.
SEO dan marketing konten adalah disiplin ilmu yang berbeda yang memerlukan skill dan pengetahuan berbeda pula, namun kesuksesan dari artikel bergantung pada keduanya. Penulis konten mestinya menulis konten dengan pengetahuan dan paham akan tujuan dari SEO, termasuk dalam hal dasar seperti link internal, optimasi headline dan menggunakan kata kunci.
Kembali saya sampaikan, kualitas konten saat ini lebih penting dan tidak seharusnya dipaksakan dengan menggunakan SEO yang berpotensi malah menurunkan atau bahkan membuang situs Anda. Namun akan sangat sempurna bila kedua teknik tersebut secara natural Anda lakukan dalam menulis suatu artikel. Sebaliknya tim SEO harus bekerja sama dengan penulis konten, pastikan mereka paham dasar-dasarnya, dan membantu mengatur tujuan yang akan dicapai dari konten tersebut.
Bila Anda memeiliki tanggapan lain, silakan memberi komentar di kolom bawah ini. Selamat mencoba.

EmoticonEmoticon