Taylor Swift dan Apple kembali bersama-sama, dan Spotify semestinya mulai khawatir.

6/24/2015 10:49:00 PM 0
Selama akhir pekan, Taylor Swift mengambil perusahaan terbesar di dunia - dan menang - dalam pertempuran yang akhirnya mengungkapkan betapa lemahnya posisi Spotify dan perusahaan musik streaming lainnya yang benar-benar seperti terjepit di antara pemain superstar dan perusahaan platform yang raksasa.

Latar belakang dari masalah tersebut adalah oposisi lama dari Swift untuk membebaskan layanan streaming musik dipasangkan dengan keinginan Apple untuk meluncurkan layanan streaming sendiri. Apple masuk ke pasar ini, secara kreatif bernama 'Apple Music', tidak memiliki satu fitur yang membedakannya dari pesaing yang ada seperti Spotify, akan tetapi memiliki dua keuntungan besar. Salah satunya adalah bahwa hal itu akan dimasukkan pada setiap iPhone, lengkap dengan masa percobaan tiga bulan. Kedua adalah bahwa sejak mulai diluncurkan, tidak seperti Spotify, tidak berbayar (trial), tingkat didukung iklan, yang tidak melanggar ketentuan persoalan Swift di streaming musik gratis.

Kombinasi default yang hadir di ponsel dan album Taylor Swift tidak bertambah hingga sangat inovatif, imajinatif, atau 'disrupt' Spotify. Tapi Anda bisa bayangkan bahwa hal itu akan terjadi. Kecuali ada satu masalah besar.

Taylor Swift menghancurkan Apple

Daripada memenangkan atas dengan kurangnya tingkat kebebasan, kebijakan tertentu di Apple Music merugikan dia, dan dia mengatakan 1989 tidak akan tersedia di Apple Music.

"Saya yakin Anda menyadari bahwa Apple Music akan menawarkan percobaan gratis 3 bulan untuk siapa saja yang mendaftar untuk layanan ini," dia menuliskan di blog halaman Tumblr nya. "Saya tidak yakin Anda tahu bahwa Apple Music tidak akan membayar penulis, produser, atau seniman untuk tiga bulan. Saya merasa menjadi terkejut, kecewa, dan benar-benar tidak seperti historis dari perusahaan yang progresif dan murah hati ini."

Swift mengaku tidak akan bertindak secara pribadi atas nama sendiri, melainkan harus berbicara untuk "artis baru atau band yang baru saja merilis single pertama mereka dan tidak akan dibayar untuk keberhasilannya ... pencipta lagu muda yang baru saja mendapat potongan pertamanya. "

Apple menyerah kepada Taylor Swift

Selama akhir pekan, ini tampak seperti hanya pertengkaran lain antara bintang musik besar dan kekuatan yang lebih besar yang membentuk suatu industri. Tapi kemudian hal yang luar biasa terjadi. Minggu malam, Eddy Cue, Vice President Apple Senior untuk layanan internet, memberi pernyataan dalam tweetnya bahwa Swift benar dan Apple akan mengubah kebijakannya. Pendengar Apple music akan mendapatkan masa percobaan tiga bulan, tetapi royalti akan dibayar berdasarkan oleh pelanggan non-membayar yang mendengarkan musik di layanannya.

Tweet Eddy Cue


Dan Taylor Swift pun berkicau juga menunjukkan kesenangannya.


7 Tips SEO Copywriting untuk Membantu Menaikkan Rank Konten Marketing Anda

6/24/2015 08:34:00 AM 0
7 Tups SEO copywriting
7 Tips SEO Copywriting
Sebelumnya telah kita sampaikan terkait marketing konten, hal ini berkaitan dengan copywriting dalam menulis konten yang Anda gunakan dalam Jualan Online, kalau Anda belum mebacanya silahkan klik disini, atau bila Anda ingin belajar cara menyusun kata-kata yang menjual silakan klik disini: Tips Memilih Kata Untuk Jualan.

Terlepas dari seberapa sering algoritma mesin pencari dapat berkembang dan berubah, Anda akan lega untuk mengetahui bahwa tujuan dari copywriter tetap sama yaitu untuk membuat konten yang menarik agar orang-orang tertarik untuk membaca. Tetapi ketika kita mulai berbicara tentang copywriting SEO, kata kunci dan peringkat mesin pencarian organik dapat dengan mudah untuk melupakan personas sebagai seorang penulis dan mulai fokus pada mesin pencari dan algoritma yang ikut turut serta bermain didalamnya.

Dengan hal tersebut yang telah dikatakan, biarkan saya mengingatkan Anda bahwa mesin pencari tidak akan melakukan pembelian dari bisnis Anda. Mereka tidak akan berbagi konten Anda di jaringan media sosial atau memberitahu teman-teman mereka tentang produk atau jasa Anda yang menakjubkan. Jadi, sejenak berhenti berpikir tentang mesin pencari dan algoritmanya! Berhenti menerbitkan konten untuk mereka! Sebaliknya, pikirkan SEO copywriting sebagai cara untuk memperkuat ketertarikan pembaca, buat konten yang dinamis sehingga orang-orang yang tertarik pada apa yang Anda tawarkan memiliki kesempatan yang lebih baik untuk menemukan Anda.

SEO copywriting harus 'soft selling'; harus menanamkan aliran alami konten Anda. Dan itu akan, terutama jika Anda mempertimbangkan tips 7 SEO copywriting, meningkatkan peringkat Anda di mesin pencarian tanpa membuat bisnis Anda terlihat seperti yang dijalankan oleh robot!


1. Tulis judul menawan yang akan mengatur konten dan mengatur nada atau ritme untuk topik Anda.


Dengan kata lain, jika judul Anda adalah "5 Cara Meningkatkan Kualitas Kepemimpinan" maka artikel Anda harus fokus tepat ke dalam daftar, langsung ke poin utama dan tetap pada topik.

Jangan lupa untuk memasukkan kata kunci Anda dalam judul. Hal tersebut tidak hanya penting untuk peringkat mesin pencari, tapi juga mempermudah apa yang pembaca Anda cari dan akan mendorong mereka untuk mengklik.

Studi menunjukkan bahwa menggunakan angka dalam judul, terutama angka ganjil, menarik pembaca. Secara ilmiah, otak manusia menyukai daftar poin. Selain itu, hal tersebut menjanjikan sesuatu yang spesifik dan menginisiasi bahwa konten akan mudah dibaca.


2. Tingkatkan kemudahan pembaca dengan subheadlines dan paragraf pendek.


Subheadlines tidak hanya memandu pembaca melalui konten, tetapi juga menjelaskan konten untuk mempermudah dalam mesin pencarian. Daftar nomor dan paragraf pendek (2-3 kalimat panjang) meningkatkan daya cerna dari konten.

Dan apa yang terjadi ketika konten Anda dicerna dan mudah dibaca? Orang membaca seluruh hal! Dan jika konten tersebut sesuatu yang luar biasa dari segi pemikiran konten, mereka akan berbagi (sharing) atau mereferensikan ke dalam konten mereka, yang berarti pembaca mereka juga membacanya, berbagi dan referensi dan hal berikutnya yang Anda tahu akan meningkatkan peringkat SEO Anda karena Anda telah meningkatkan kepercayaan dan level otoritas.


3. Gunakan kata-kata power dan aktif.


Anda harus bersemangat tentang bisnis apa yang Anda tawarkan, dan menggunakan kata-kata yang powerfull adalah cara yang bagus untuk membuat orang lain bersemangat juga! Kata-kata tersebut mempengaruhi pembaca dan meningkatkan keaktifan secara langsung, energik dan persuasif.


4. Jangan fokus pada kepadatan kata kunci!


Artinya, Jangan terlalu banyak menuliskan kata kunci pada konten Anda. Ingat Anda bukan robot dan Anda tidak menerbitkan konten untuk robot. Anda memiliki sesuatu yang penting untuk diberitahukan kepada pembaca dengan konten yang Anda terbitkan sehingga orang-orang akan tertarik untuk membacanya. Hal tersebut jelas tidak akan mungkin terjadi dengan konten yang begitu banyak diisi dengan kata kunci Anda yang tidak dapat mengekspresikan ide-ide Anda dengan jelas.

Jika Anda menempelkan konten (copy-paste) yang terkait dengan topik, Anda mungkin mengurangi copy yang memiliki kata kunci di dalamnya. Menggunakan kata kunci terkait, sinonim dan variasi gramatikal adalah cara yang bagus untuk membatasi redundansi dan meningkatkan peringkat Anda di mesin pencari. Jadi jika kata kunci Anda adalah 'inbound marketing', maka untuk menuliskan kata kunci sebuah frase seperti 'teknik inbound' terdengar lebih alami untuk pembaca.


5. Meta deskripsi adalah hal yang penting.


Mungkin mesin pencari tidak melihat meta deskripsi secara langsung, akan tetapi meta deskrpsi adalah hal pertama yang pembaca lihat, muncul di bawah judul, saat halaman Anda muncul dalam hasil mesin pencari. Jika Anda tidak menyertakan meta deskripsi Anda sendiri, mesin pencarian akan menghasilkan satu untuk halaman Anda, yang mungkin menjadi hal yang baik atau malah sebaliknya, hal yang buruk.

Deskripsi hanya 160 karakter, jadi mengapa mengambil risiko dengan tidak memasukkan salah satunya !? Pastikan target pasar konten yang Anda terbitkan berisi beberapa kata kunci karena menebal akan menebal dan dapat menarik perhatian pembaca untuk melihat konten Anda.


6. Sertakan link eksternal.


Akhir-akhir ini tidak semua tentang kata kunci, meskipun itu termasuk hal yang penting. Dengan link eksternal konten Anda akan tampil lebih berharga dalam "mata" mesin pencari jika Anda meletakkan link eksternal ke blog yang terpercaya dan website. Dan dari sisi point-of-view pembaca, hal itu adalah cara yang bagus untuk mendukung poin-poin yang penting, menambahkan informasi dan mengutip sumber-sumber eksternal sekaligus menjaga copywriting Anda ringkas dan to the point.


7. Sertakan link internal.


Sama seperti link eksternal, link internal menambah nilai dan meningkatkan pengalaman membaca, tetapi mereka juga menyediakan struktur link internal yang mempengaruhi kemampuan crawling situs Anda, yang merupakan apa yang mesin pencari ingin lihat dari situs Anda. Bisa dengan secara langsung Anda menaruh link internal ke dalam post yang Anda tulis, biasanya link yang masih terkait dengan konten post tersebut.

Ketika kita berbicara tentang copywriting kita berbicara tentang memberi orang alasan untuk mengunjungi website atau blog, memberi mereka sesuatu untuk dibicarakan di jejaring sosial, dan menciptakan hubungan dengan pembaca yang mengubah mereka menjadi pelanggan dan promotor merek Anda. Copywriting SEO adalah hal yang sama, hanya diformat khusus untuk memudahkan pembaca untuk menemukan konten Anda. Tips ini akan membantu Anda meningkatkan peringkat Anda di mesin pencarian, sekaligus menjaga persona konten Anda, alami dan luar biasa!

Tips SEO copywriting diatas hanya beberapa poin yang biasa dilakukan untuk meningkatkan peringkat Anda di mesin pencarian. Apakah Anda memiliki tips lain yang bermanfaat? Komentar di bawah ini dan beritahu kita tips SEO copywriting apa yang telah berhasil untuk Anda.
5 Cara Bisnis Blogging Yang Bisa Meningkatkan Produktivitas Anda

5 Cara Bisnis Blogging Yang Bisa Meningkatkan Produktivitas Anda

6/13/2015 03:17:00 PM 0
Oke jadi kami mungkin sedikit 'memicu bahagia' dengan posting blog yang kami fokuskan. Dari 7 Tips SEO Copywriting untuk Membantu Menaikkan Rank Konten Marketing Anda ... dan seterusnya. Tapi hal yang mungkin Anda tahu atau mungkin tidak tahu adalah bahwa sudah menciptakan konten untuk blog bisnis Anda secara nyata dapat meningkatkan produktivitas.

Sekarang, saya mungkin sedikit bias ketika datang untuk mengembangkan konten, saya seorang copywriter; tapi di posting hari ini kita akan mempelajari lebih dalam tentang subjek materi dan hei, siapa tahu, mungkin Anda akan menemukan tingkat yang baru mencintai blog bisnis Anda!

Konten adalah Hati pada Bisnis Anda

Saya tahu banyak orang yang menulis konten untuk hidup dan salah satu hal terbesar yang saya dengar dari waktu ke waktu bahwa penundaan adalah sesuatu yang pertempuran yang terulang. Sebagai pencipta konten kami selalu meneliti tren dan trik baru untuk menarik pengunjung untuk konten kami. Akibatnya, sangat mudah untuk tersesat di blog lain atau artikel terbaru. Yang penting untuk dicatat di sini adalah semenarik apapun konten itu untuk menyelidiki konten lain, lebih penting untuk mengembangkan kreatifitas dan mengembangkan konten untuk menarik pengunjung lain. Jadi bagaimana cara kita bergerak untuk terhindar dari penundaan dan beralih ke blogging sebagai kegiatan yang produktif? Berikut adalah 5 cara Bisnis Blogging yang akan Meningkatkan Produktivitas Anda:


1. Blog Merupakan Resource yang Besar

Butuh beberapa support untuk postingan atau artikel blog selanjutnya? rujuklah pada salah satu yang telah Anda buat! Misalnya, jika Anda mencari untuk mengembangkan atau membuat posting atau artikel mendatang dengan topik Cara Menarik  persona pembeli ideal Anda, mungkin dapat merujuk pada artikel blog seperti 5 Cara untuk Meningkatkan Konten: Menulis Blog yang 'Fun to Read'. Misalnya seperti itu. Tentunya Anda ingin terlibat dengan pembaca Anda melalui artikel yang bersifat mendidik dan menyenangkan. Jadi jika Anda ingin menarik traffic pengunjung ke blog bisnis, Anda pastinya ingin menggunakan setiap kesempatan yang mungkin untuk mengubahnya menjadi lead yang prospek, atau calon pembeli.

Jika Anda dapat merujuk ke artikel blog yang lebih lama untuk referensi, Anda dapat mengurangi waktu penelitian Anda. Temukan satu artikel yang telah Anda buat dan yang Anda familiar dengannya dan Anda mungkin akan memotong waktu penelitian Anda turun menjadi setengahnya, jika tidak lebih. Sekarang, itulah yang meningkatkan produktivitas Anda! Save the time.


2. Katakan Pada Diri Sendiri, "Rutin"

Saya tidak tahu tentang Anda, tapi itu benar-benar sulit untuk tidak jatuh ke dalam rutinitas. Dari jadwal kerja yang konsisten untuk kelas kebugaran mingguan mungkin atau Jumat malam untuk mengejar ketinggalan dengan teman-teman, atau malam minggu yang identik dengan istilah malam mingguan, (Namun, saya berjanji hidup saya sedikit lebih menarik daripada sekedar rutinitas). Jadi bagaimana hal ini bisa berhubungan dengan bisnis blogging, lebih baik lagi, bagaimana hal ini berhubungan dengan meningkatkan produktivitas?

Pikirkan tentang cara ini, ketika kita konsisten dengan posting artikel blog, kita akan membangun sebuah rutinitas. Misalnya, jika Anda serius tentang blogging, Anda akan terus-menerus mengacu pada kalender editorial dan memanfaatkan spreadsheet untuk memasukkan ide-ide tentang kata kunci dan topik blog yang potensial kliknya. Tetap berjalan pada rutinitas di trek = posting blog lagi, posting blog lagi = kesempatan peningkatan untuk mencapai personas pembeli Anda. Jika artikel Anda menarik dan bermanfaat bagi pengunjung maka akan sangat mudah bagi Anda untuk mengarahkan mereka dan mengkonversi klik menjadi pembelian.

Jika Anda memiliki panduan untuk merujuk bagaimana Anda akan tetap pada jalur dan dengan tenggat waktu Anda maka akhirnya Anda memiliki lebih banyak waktu untuk waktu makan siang, ke kelas yoga atau  memulai pada proyek terbaru Anda lainnya.


3. Tidak ada Aturan

Ada istilah bahwa aturan dibuat untuk dilanggar, benar kan? Nah konten bukanlah suatu yang pasti jadi itu tidak selalu terjadi. Mungkin Anda ingat kembali ketika kuliah bagaimana bebasnya saat itu ketika Anda diminta "tulis semaumu." Tidak ada batasan, tidak ada aturan, hanya apa pun yang datang ke pikiran, Anda akan menulisnya. Pikirkan seberapa termotivasinya Anda jika Anda mampu menulis tentang apa pun yang Anda inginkan. Sebagai contoh, sementara masih tetap relevan untuk B2B dan marketing Anda bisa bermain dengan topik yang berbeda.

Saya sangat beruntung karena saya memiliki 'free-reign' (bebas dari pemerintahan) di blog bisnis kami selama itu relevan dan berkaitan dengan bisnis kami. Di Blog ini kami mengembangkan konten yang berfokus pada media sosial, membuat konten, SEO, marketing inbound, penjualan; well, Anda tahu.. Topik yang berhubungan dengan bisnis kami.

Pikirkan tips ini di waktu berikutnya pada saat Anda akan mulai dengan posting blog Anda berikutnya. Temukan sesuatu yang menarik yang berhubungan dengan bisnis Anda dan tulislah tentang hal itu. Ketika Anda memilih topik yang relevan dengan bisnis Anda maka Anda akan masuk ke ritme dan bersenang-senang dengan tulisan, atau Anda akan senang dengan kegiatan menulis artikel Anda karena itu adalah kegiatan yang Anda tertarik dan senangi. Jadi tidak selalu Anda membuat artikel copy-paste untuk blog kita tetapi Anda juga bersenang-senang, pada roll dengan keyboard dan jelajah melalui proses pengembangan konten; akhirnya memproduksi artikel lebih banyak buat blog, dan lebih sering. Jadi begitu, itulah yang disebut menjadi produktif.


4. Dapatkan Hubungan Sosial dengan Blog Anda

Jika Anda belum posting artikel di sosial media Anda yang mengarah ke blog Anda, well bisa saya katakan, Malulah Anda! Jangan khawatir, meskipun saya memarahi Anda (hanya sedikit, hehe..) masih ada waktu untuk memasukkan ini ke dalam blog saat mempraktikkannya.

Jika Anda aktif di media sosial maka Anda harus memposting setiap artikel ke jaringan sosmed ini. Tidak hanya akan meningkatkan aktivitas Anda di media sosial tetapi juga memberikan audiens Anda kesempatan lain untuk melihat posting blog terbaru Anda! Anda tahu bahwa pepatah lama, "membunuh dua burung dengan satu batu," well yes, Anda telah melakukan itu.


5. Pengetahuan adalah Kekuatan

Jadi ini mungkin terdengar sedikit kutu buku, tetapi kenyataannya adalah saya mencintai pendidikan. Sekarang, saya tidak selalu seperti itu. Saya telah menjadi senior, sekali di sekolah tinggi dan sekali di perguruan tinggi. Tapi, hei, sekarang saya belum bisa mendapatkan cukup banyak pengetahuan! Saya selalu mencari cara baru untuk meningkatkan proses pengembangan konten saya, bagaimana menjadi marketer inbound yang lebih baik dan cara-cara untuk mendapatkannya menjadi lebih kreatif. Bagaimana Saya melakukan itu? Melalui pendidikan. Menggali jauh ke dalam tentang artikel pendidikan dari seorang profesional dan marketer cerdas yang sudah ahli. Jadi bagaimana pendidikan berhubungan dengan produktivitas? ...

Blog Anda dapat digunakan sebagai sumber daya yang sangat kuat, tidak hanya untuk referensi Anda sendiri (kembali ke point # 1) tetapi mulai memanfaatkan itu sebagai bukti untuk kemampuan menulis konten Anda. Karena kita hidup di dunia digital dan nilai suatu konten menjadi lebih dan lebih kuat; sering kali pebisnis yang menarik klien baru / pelanggan menuju blog bisnis mereka. Ya, blog bisnis Anda harus edukatif, bermanfaat, informatif, cerdas, dan "seksi". Terebih lagi sekarang daripada sebelumnya, klien potensial / pelanggan melihat apa yang Anda tawarkan sebelum mereka bahkan berbicara kepada Anda. Jadi memanfaatkan kerja keras dan kreativitas yang Anda dedikasikan untuk blog bisnis Anda sebagai cara untuk membuktikan kepada pelanggan potensial bahwa Anda menghasilkan nilai yang bermanfaat bagi mereka.

Sebagai tambahan, blog bisnis Anda juga dapat digunakan sebagai sumber daya pendidikan untuk magang dan / atau karyawan baru. Hal ini memungkinkan mereka untuk melihat bagaimana Anda menulis, apa yang Anda hasilkan dan bagaimana Anda melakukannya. Dibutuhkan waktu untuk mengembangkan "suara" untuk blog bisnis Anda agar bisa berbicara lebih, jadi hal ini penting bahwa setiap orang di tim Anda mampu menyampaikan ketika mereka mulai mengembangkan konten untuk blog Anda. Kami harap Anda menemukan posting hari ini sebagai artikel yang bermanfaat dan berharga dan mudah-mudahan Kami menginspirasi Anda untuk menulis!

Seperti biasa, kami mendorong Anda untuk memberitahu kami tips apa yang baik menurut Anda dan sampaikan di kolom bawah agar bisa saling berbagi ilmu pengetahuan.
Terimakasih.
5 Cara Membuat Call-to-Action (CTA) yang Unik dan Berhasil

5 Cara Membuat Call-to-Action (CTA) yang Unik dan Berhasil

6/10/2015 09:39:00 AM 0
Masih ingin Belajar Jualan Online kan? Ya, Anda harus tetap menjaga semangat belajar meskipun saat ini Anda berada dalam kondisi apapun. karena dengan belajar, seseorang akan bertumbuh baik akal, pola pikir, ataupun kebijaksanaan dalam setiap mengambil tindakan yang mempengaruhi kehidupannya.

Ok, apakah Anda ingin menjaga audiens Anda terlibat dengan konten Anda? Tertarik dalam menghasilkan lead untuk bisnis Anda?

Kalo begitu mari kita bicara tentang Call-to-Action!

Call-to-Action (CTA) mendorong pengunjung website Anda untuk mengambil tindakan, apakah itu untuk mendownload tawaran yang Anda tampilkan atau hanya mempelajari lebih lanjut tentang perusahaan Anda. Tidak peduli bagaimanapun, jika seseorang mengklik CTA Anda, mereka menunjukkan minat dalam perusahaan Anda. CTA adalah langkah pertama untuk mendapatkan calon pelanggan baru dan mengarahkan mereka ke halaman landing page. Dari sini, yang harus dilakukan oleh para pengunjung Anda adalah mengisi formulir berisi informasi mereka untuk menerima tawaran berharga dari Anda.

Jadi bagaimana Anda bisa membuat Call-to-Action marketing agar audiens tidak bisa menolak?


1. Tetap Sederhana


CTA yang rapi dan sederhana kadang-kadang merupakan apa yang Anda butuhkan untuk mendorong konversi. Tombol-tombol dasar dapat berupa warna, ukuran dan bentuk yang Anda inginkan. Tujuan utama mereka adalah untuk tetap berada pada konten Anda dengan menggunakan bahasa ditindaklanjuti (aktif) seperti 'Ambil e-book Anda', 'Registrasi Hari Ini', 'Dapatkan Sekarang!'.


2. Kontekstualisasikan CTA Anda dengan Cakupan Lebih Luas


Gunakan CTA dengan cakupan lebih luas untuk lebih lanjut menjelaskan penawaran Anda dan Apa manfaat serta nilainya bagi audiens. Coba masukkan gambar yang relevan yang juga menjelaskan tentang apa sebenarnya yang Anda tawarkan, baik itu produk ataupun jasa; hanya ingat untuk tetap menjaga format sederhana sehingga tindakan yang harus dilakukan audiens jelas dan mudah dimengerti.


3. Jadilah Ramah, Jangan Memaksa


Tips ini sangat penting ketika Anda mencoba untuk mengkonversi dari saluran penjualan ke peng-orderan, karena dalam Jualan Online sebelum mereka transfer ke rekening Anda maka itu belum disebut dengan closing. Anda juga perlu mengetahui desain besar yang bekerja untuk persona pembeli Anda dan tetap dengan hal itu agar memenuhi syarat lebih alami.


4. Penempatan yang Strategis


Tempat yang bagus untuk menambahkan CTA mencakup home page Anda, sidebar blog Anda, bagian bawah setiap postingan blog, pada setiap halaman produk / jasa Anda, tentang halaman about us, dan halaman harga. Area tersebut tidak mengganggu, tapi masih berjalan alami untuk menangkap mata audiens.


5. Gunakan CTA yang Cerdas


Tampilkan Call-to-Action yang berbeda di website Anda dengan menggunakan konten yang cerdas, untuk strategi marketing konten bisa Anda baca disini. Audiens Anda akan ditampilkan CTA yang relevan berdasarkan lifecycle stage mereka. Ketika pengunjung baru berada di situs Anda, mereka akan ditampilkan saluran penawaran untuk membantu proses mereka menjadi calon pembeli; calon pembeli yang telah mendownload tawaran, maka akan ditampilkan CTA yang berbeda sehingga mereka dapat terus maju melalui tombol CTA tersebut.

Sekian untuk tips cara membuat Call-to-Action yang unik dan berhasil. Call-to-Action erat kaitannya dengan pemilihan kata-kata yang persuasif. Jika Anda berkenan bisa baca Tips memilih Kata Jualan. Jika Anda tahu tips-tips untuk membuat Call-to-Action yang lain, Kami akan senang mendengar dari Anda dalam komentar di bawah ini!

Terimakasih.
3 Cara Menjadi Lebih Produktif dan Mencapai Penjualan yang Sukses

3 Cara Menjadi Lebih Produktif dan Mencapai Penjualan yang Sukses

6/09/2015 05:18:00 AM 0
Untuk menjadi penjual yang sukses, Anda perlu mengetahui ilmu Jualan Online, kemudian belajar jualan Online, menjadi profesional dan siap sedia. Mengapa harus belajar jualan online? Karena prospek masa depan dunia shoping ada di jaringan online. Dalam belajar cara jualan online, Anda harus mempelajari kompetisi, tahu proposal seperti punggung tangan Anda dan Anda tahu bagaimana menjadi jelas dan menarik ketika masuk ke pembahasan produk dan jasa Anda. Seorang penjual online yang sukses tahu bagaimana melakukan pekerjaan mereka dan melakukannya dengan benar.

Penjual online yang sukses juga memahami betapa pentingnya tim penjualan adalah untuk keberlangsungan perusahaan. Karena seluruh perusahaan tergantung pada Anda untuk bagaimana membawa perusahaan, Anda memiliki banyak tekanan pada Anda. Bagaimana Anda bergerak melewati tekanan dan menjadikannya pencapaian penjualan yang produktif dan profesional?

Dalam posting hari ini kita akan benar-benar masuk ke dalam cara terbaik agar Anda bisa menjadi tim yang lebih produktif dan akhirnya mencapai penjualan online yang sukses, dalam 3 langkah sederhana yang dapat Anda mulai terapkan hari ini!

(Baca : Inilah 8 Strategi Sukses Internet Marketing)

1. Manfaatkan (Leverage) Sumber Daya Anda

Salah satu cara terbaik untuk menjadi lebih sukses dan produktif adalah untuk leverage sumber daya Anda. Apa cara yang lebih baik untuk memberikan nilai dari perusahaan Anda selain melalui berbagai outlet dan sumber daya? Tim Anda adalah aset terbaik Anda dalam perusahaan, sehingga Anda secara kontinyu melibatkan anggota yang berbeda dari tim untuk memberikan perspektif baru yang segar, dan menambah nilai tambahan.

Prospek Anda pastinya akan merasa senang bahwa Anda telah berupaya membuat tim untuk memberikan peta jalan untuk keberhasilan mereka. Jika Anda sebuah perusahaan inbound marketing, undanglah anggota tim konten Anda untuk berbicara tentang bagaimana membuat frasa atau kata yang menarik (konten adalah raja); undang anggota tim desain kreatif untuk berbicara tentang manfaat dari responsif, desain yang teroptimalisasi. Dan seterusnya ... Setiap anggota memiliki sesuatu yang baru dan menarik untuk dibawa ke meja perusahaan, dan akhirnya memberikan kontribusi untuk keseimbangan keberhasilan prospek Anda.

Oiya, dan juga, pikirkan tentang segala sesuatu yang Anda butuhkan untuk menyampaikan dalam tahap awal keterlibatan dengan prospek Anda. Berikan tim Anda 'senjata yang besar', jika Anda mau menghemat waktu, yang pada akhirnya menghasilkan meeting yang lebih produktif. Anda juga akan dapat memberikan prospek Anda perspektif besar organisasi Anda dan mereka akan dapat melihat kepada siapa mereka akan bekerja dan yang akan membantu mereka mengembangkan bisnis mereka. Ini akan membangun kredibilitas Anda dan menciptakan pengalaman yang lebih personal untuk kedua tim Anda dan prospek Anda.

2. Dengarkan prospek Anda

Mendengarkan tidak hanya berlaku sopan, tetapi bisa sangat bermanfaat untuk produktivitas Anda. Anda tentu tidak ingin menjadi benar-benar diam kan?; setelah semua, Anda memiliki banyak hal untuk diberitahukan kepada prospek Anda! Namun, biarkan prospek Anda beberkan semuanya di muka meja. Ini akan memungkinkan Anda untuk mengidentifikasi harapan (ekspektasi) mereka, bagaimana Anda dan tim Anda dapat melebihi harapan mereka dan Anda juga akan memiliki pemahaman yang benar tentang tujuan perusahaan dan pendapatan mereka.

Alih-alih berjuang untuk mendapatkan informasi di menit terakhir yang Anda harus kumpulkan di tahap awal, mendengarkan dengan cermat prospek Anda dapat mengambil catatan yang detail tentang ekspektasi dan penyampaian yang dijanjikan. Ini akan membantu Anda untuk menjadi dan tetap produktif, yang akhirnya menciptakan pengalaman terbaik bagi prospek Anda dan mendorong keberhasilan penjualan.

3. Memiliki Game Plan

Jadi Anda sudah memiliki prospek tapi sekarang Anda tidak tahu apa yang harus dilakukan terhadap mereka - say what?! Sekalinya mereka mulai bergulir, Anda perlu menjadi produktif dan aktif. Bagaimana Anda  melakukan itu? Dengan game plan yang tepat tentu saja! Jadi kami ingin menampilkan salah satu praktik terbaik 'game plan' untuk menindaklanjuti dengan marketing lead Anda. Memiliki strategi yang tepat membuat Anda terorganisir dan efisien, sehingga Anda lebih banyak waktu untuk tetap mengerjakan deadline yang lebih penting / prioritas lainnya. Pada akhirnya menciptakan pengalaman yang lebih produktif secara internal dan eksternal.

Demikian 3 Cara untuk lebih produktif dan mencapai kesuksesan dalam penjualan. Jika Anda memiliki tips yang lain, yang telah berhasil bagi Anda, silakan share dibawah, tentunya akan sangat menyenangkan bila kita bisa berbagi pengalaman. Terimakasih, semoga sukses bagi Anda.
Tips 6 Langkah Untuk Membuat Strategi Marketing Konten

Tips 6 Langkah Untuk Membuat Strategi Marketing Konten

6/08/2015 07:45:00 AM 0
Marketing konten adalah bagian terpenting dari pembuatan permintaan, hubungan antara kesadaran brand dan arah generasi. Jika dilakukan dengan baik, hal ini dapat membangun keakraban, kedekatan dan kepercayaan dengan calon pelanggan prospektif dan pelanggan tetap dengan menyediakan informasi yang beresonansi dalam format yang tepat melalui saluran yang tepat dan pada waktu yang tepat.

Menurut sebuah studi E-consultancy baru-baru ini, penyelusuran tentang marketing konten dalam dua tahun terakhir meningkat dua kali lipat. Hal ini mendukung gagasan bahwa marketing konten dipandang sebagai disiplin ilmu tersendiri. ini menempatkan penekanan baru pada pembuatan konten dan kualitas. Hal ini juga menyoroti kebutuhan yang sangat nyata bagi organisasi untuk memikirkan kembali masuk ke target pasar dengan menambahkan konten ke target pasar campuran mereka, atau memperbaiki strategi yang telah ada.

Akan tetapi strategi marketing konten tidak tercipta dengan sendirinya. Ini adalah hasil dari tujuan yang jelas, perencanaan yang matang, dan eksekusi yang terfokus. Carmen Hill, media sosial dan strategi konten di Babcock & Jenkins, mengatakan, "Apakah itu kampanye yang ditargetkan atau program yang komprehensif, Anda perlu menanam fondasi yang kuat dari konten yang menarik prospek pada setiap tahap perjalanan pembeli, penyemaian kesadaran dan memelihara ketertarikan yang sedang berlangsung.

Yang jadi pertanyaan adalah: Bagaimana Anda memulainya?

Berikut enam langkah terbaik yang dapat membantu Anda mengembangkan dan menyebarkan strategi yang efektif untuk marketing konten di semua saluran dan siklus pembelian.

1. Dapatkan support dari Stakeholder
    Marketing konten bukalah suatu urusan jangka pendek, tapi komitmen jangka panjang yang memerlukan kolaborasi dan keterlibatan yang kontinyu agar dapat berhasil. Karena hal ini kemungkinan besar Anda akan perlu untuk menjual ide kepada tim pelaksana, serta orang-orang penting atau departemen dalam organisasi Anda.
    Salah satu teknik yang efektif bagi Anda untuk mendapatkan support internal dimulai dengan tidak berbicara tentang marketing konten sama sekali (setidaknya tidak diawalnya). Sebaliknya, fokus pada tujuan dan batas stakeholder Anda, bahkan juga sistem bonus mereka. kemudian memperkenalkan marketing konten sebagai cara yang berharga bagi mereka untuk mendapatkan hasil yang lebih baik.

2. Memahami Audiens Anda
    Marketing konten bukan tentang penjualan. Akan tetapi tentang edukasi, entertain, atau hal lainnya yang memuaskan bagi pembaca Anda untuk mendapatkan kepercayaan mereka dari waktu ke waktu.
    Untuk menjadi sukses, Anda perlu memahami siapa audiens Anda dan apa yang mereka inginkan dan butuhkan dari Anda untuk mengukur berapa banyak konten yang layak Anda sudah miliki dan yang harus Anda buat. Ada dua kegiatan utama di sini, yang keduanya memerlukan komitmen pengambil kepentingan dan partisipasi paling efektif:
a. Mengembangkan pelanggan yang disenangi. Ini adalah cara yang efektif untuk mengungkap siapa target pelanggan Anda, yang membantu mengidentifikasi konten topik apa yang harus Anda cakup. Mulailah dengan bertanya pada diri sendiri dan tim penjualannya Anda dengan pertanyaan ini:
  • Siapa prospek ideal dan pelanggan setia Anda?
  • Apa yang membuat mereka memutuskan untuk membeli produk Anda
  • Apa pertanyaan mereka? Kekhawatiran dan keberatan mereka?
  • Adakah manfaat dari konten Anda untuk mereka?
b. Petakan konten Anda ke tahap pembelian. Dengan menetapkan konten ke tahap pembelianyang paling tepat, Anda tidak hanya membuat penggunaan terbaik dari konten yang ada, Anda juga menemukan jarak yang harus dipenuhi. Langkahnya sebagai berikut:
- memetakan siklus penjualan Anda untuk siklus pembelian, orang ingin membeli biasanya dari; kebutuhan, belajar, evaluasi, negosiasi, pembelian, implementasi, advokasi. Singkatnya adalah kesadaran, ketertarikan, pertimbangan dan niat pembelian.
- Mengatur lembar kerja yang membantu Anda memvisualisasikan dan melacak proses pemetaan Anda. Tak perlu yang kompleks, cukup sederhana saja seperti daftar tahapan orang mau membeli diatas.
c. Audit dan evaluasi konten yang ada, seperti alat, studi kasus,  video, demo, webinar, dll. Berdasarkan persona mana yang dialamatkan, pertanyaan apa yang terjawab, dan tahap proses pembelian mana yang terlayani dengan baik.
d. Buat matriks konten Anda dengan menambahkan setiap aset-judul dan link-ke lembar kerja yang sesuai. Fokus untuk menciptakan aliran dimana setiap aset konten terus dibicarakan dengan membangun konten sebelumnya.

3. Identifikasi formula konten yang tepat
    Marketing konten lebih ke menolong atau mencarikan solusi yang penting dari masalah pelanggan Anda. Inilah tiga tahapan yang akan membantu Anda optimasi formula konten Anda:
- Buatlah konten yang pelanggan Anda inginkan
- Mengembangkan berbagai konten untuk menjadi viral di berbagai saluran dan perangkat
- Jangan hanya membuat konten, tapi juga unik dan akurat.

4. Buat editorial yang terjadwal
  Setiap program marketing konten yang bagus dimulai dengan perencanaan yang hati-hati. Hal ini adalah eksekusi dari rencana untuk integrasi konten ke dalam cerita yang kohesif yang Anda inginkan untuk audiens melihatnya. Anda mungkin tidak akan mengikuti kata demi kata, tetapi jika ada di depan Anda akan jauh lebih konsisten dan sukses dalam penerbitan konten yang Anda butuhkan dan menghasilkan hasil yang Anda inginkan.

5. Maksimalkan Jarak Tempuh Konten Anda
    Mengembangkan jumlah konten yang diperlukan untuk memenuhi program konten adalah suatu tantangan tersendiri. Cobalah dengan menggunakan 'aturan lima', yaitu gunakan satu bagian konten dalam lima cara yang berbeda. Tujuannya adalah untuk memperpanjang keberadaan konten Anda dengan menggunakan cara dan format yang berbeda, dan menyebarluaskannya kemanapun. Ambil pendekatan pelanggan sebagai pusat perhatian untuk mengetahui kedalaman dan luasnya konten yang akan terhubung dengan segmen audien Anda. Hal ini sangat penting untuk fokus kepada apa yang mereka inginkan yang berarti Anda harus melakukan beberapa penelitian untuk menemukan apa yang sedang terjadi trend di kalangan audien. Berikut beberapa elemen kunci untuk Anda bisa memulainya:
- Pelajari web Anda dengan analitik web. Visitor web Anda memberikan petunjuk tentang apa yang mereka sukai dan tertarik dengan konten web Anda
- Investigasi sosial web, seperti blog dan forum
- Gunakan dengan data ilmiah bila memungkinkan
- Survei pelanggan Anda tentang ketertarikan mereka
- Maksimalkan visibilitas konten dan brand Anda dengan memasukkan link share dan sosila media.
- Gunakan SEO pada web Anda, kata kunci dan metadata untuk membuat konten Anda mudah dicari oleh orang lain

6. Ukur dan Evaluasi Konten yang Sudah Anda Buat
    Menurunkan harga jual dan meningkatkan margin profit sama pentingnya dengan meningkatkan penjualan. Marketing konten yang efektif bisa melakukan hal itu. Pastikan Anda selalu mengukur dan mengevaluasi marketing konten Anda.

Sekian sharingnya tentang tips untuk membuat marketing konten. Sebenarnya masih banyak yang ingin saya sampaikan, tapi untuk lebih lengkapnya kapan-kapan aja saya bagikan ebook tentang langkah membuat konten marketing yang efektif untuk meningkatkan penjualan Anda. Selamat mencoba dan semoga sukses.

Macam-macam Pembeli

Macam-macam Pembeli

6/07/2015 11:59:00 PM 0
Ada bermacam-macam pembeli yang ada diluar sana. Anda sebagai seorang penjual atau yang mau ingin belajar jualan, penting juga untuk mengetahui macam-macam pembeli ini. Karena hal ini akan mempengaruhi langkah dan strategi apa yang akan Anda gunakan dalam menghadapi berbagai macam pembeli. Satu pembeli dengan yang lain masing-masing memiliki karakter tersendiri, dan Anda harus menggunakan teknik jualan yang tepat agar terjadi closing dalam penjualan Anda. Berikut macam-macam pembeli:

1. Tipe memang Mau beli
    Tipe ini adalah kesukaan para penjual online. Kenapa? Karena emang tipe ini adalah tipe yang sengaja untuk membeli produk yang dicarinya, syukur kalau produk itu Anda yang jual, he. Jadi Anda sebagai penjual tidak perlu repot-repot untuk promosi sesering mungkin karena bisa jadi tanpa Anda promosi pun, mereka akan mencari Anda sendiri jika Anda memiliki produk yang mereka inginkan. Namun kalau dimisalkan ada 100 orang, maka tipe pembeli nomer satu ini hanya sekitar 3% saja atau sekitar tiga orang saja yang sengaja memang mau beli produk Anda.

2. Tipe Kemungkinan Mau beli
     Kalau tipe pertama tadi memang mau beli karena lagi membutuhkan produk/jasa, tipe nomer dua ini bisa dikatakan tidak sedang membutuhkan suatu produk atau jasa. Namun, bila Anda mampu menginformasikan produk atau jasa Anda dengan baik ke mereka sedikit saja, bisa jadi mereka mulai tertarik untuk membeli produk atau jasa yang Anda informasikan. Untuk mulai menarik tipe ini agar mau membeli produk Anda, Anda harus menggunakan teknik promosi semenarik mungkin, bisa dengan diskon, bonus senilai lebih dari harga produk yang ditawarkan atau yang lainnya. Pokoknya buatlah promosi yang menarik.

3. Tipe Tidak Tahu
    Seperti judulnya, tipe ini adalah tipe yang tidak tahu bahwa Anda memiliki atau menjual produk yang bermanfaat bagi mereka. Nah, kemungkinan karena memang informasi bahwa Anda memiliki produk yang bermanfaat buat mereka belum sampai ke mereka, jadinya ya tidak tahu deh. he. Solusinya, informasikanlah produkmu seluas-luasnya, agar tipe nomer tiga ini tahu dan menjadi tipe nomer dua, atau bahkan jadi tipe pertama tadi. Semangat.

4. Tipe Tidak Tertarik
    Ya namanya aja tidak tertarik, meskipun tipe ini tahu bahwa Anda menjual produk yang bermanfaat bagi mereka, tetep aja mereka gak akan tertarik untuk membeli produk atau jasa Anda. Mungkin karena faktor harga, atau lagi seret keuangannya, atau sudah memiliki produk yang sejenis. Tipe ini sangat menantang bagi Anda yang menawarkan produk atau jasa, butuh kerja keras ekstra agar tipe ini berubah menjadi tipe yang tertarik dan kemudian mau beli produk atau jasa Anda.

5. Tipe Tidak Tertarik Sama Sekali
    Terakhir, tipe ini adalah tipe yang sama sekali tidak tertarik dengan produk Anda. Meskipun Anda sudah menawarkan promosi semenarik mungkin, tetap saja mereka tidak tertarik, melirik pun sama sekali nggak. Jadi ya, tipe ini bukan tipe yang prospeknya bagus, tapi kalau Anda suka tantangan ya silakan bisa dicoba untuk 'menaklukkan' mereka agar mereka mau membeli produk Anda.

Demikian tadi 5 macam pembeli, saya sarikan dari buku Dijamin Penghasilan 10 Juta perbulan. Semoga bermanfaat.