Macam-macam Pembeli

Macam-macam Pembeli

6/07/2015 11:59:00 PM 0
Ada bermacam-macam pembeli yang ada diluar sana. Anda sebagai seorang penjual atau yang mau ingin belajar jualan, penting juga untuk mengetahui macam-macam pembeli ini. Karena hal ini akan mempengaruhi langkah dan strategi apa yang akan Anda gunakan dalam menghadapi berbagai macam pembeli. Satu pembeli dengan yang lain masing-masing memiliki karakter tersendiri, dan Anda harus menggunakan teknik jualan yang tepat agar terjadi closing dalam penjualan Anda. Berikut macam-macam pembeli:

1. Tipe memang Mau beli
    Tipe ini adalah kesukaan para penjual online. Kenapa? Karena emang tipe ini adalah tipe yang sengaja untuk membeli produk yang dicarinya, syukur kalau produk itu Anda yang jual, he. Jadi Anda sebagai penjual tidak perlu repot-repot untuk promosi sesering mungkin karena bisa jadi tanpa Anda promosi pun, mereka akan mencari Anda sendiri jika Anda memiliki produk yang mereka inginkan. Namun kalau dimisalkan ada 100 orang, maka tipe pembeli nomer satu ini hanya sekitar 3% saja atau sekitar tiga orang saja yang sengaja memang mau beli produk Anda.

2. Tipe Kemungkinan Mau beli
     Kalau tipe pertama tadi memang mau beli karena lagi membutuhkan produk/jasa, tipe nomer dua ini bisa dikatakan tidak sedang membutuhkan suatu produk atau jasa. Namun, bila Anda mampu menginformasikan produk atau jasa Anda dengan baik ke mereka sedikit saja, bisa jadi mereka mulai tertarik untuk membeli produk atau jasa yang Anda informasikan. Untuk mulai menarik tipe ini agar mau membeli produk Anda, Anda harus menggunakan teknik promosi semenarik mungkin, bisa dengan diskon, bonus senilai lebih dari harga produk yang ditawarkan atau yang lainnya. Pokoknya buatlah promosi yang menarik.

3. Tipe Tidak Tahu
    Seperti judulnya, tipe ini adalah tipe yang tidak tahu bahwa Anda memiliki atau menjual produk yang bermanfaat bagi mereka. Nah, kemungkinan karena memang informasi bahwa Anda memiliki produk yang bermanfaat buat mereka belum sampai ke mereka, jadinya ya tidak tahu deh. he. Solusinya, informasikanlah produkmu seluas-luasnya, agar tipe nomer tiga ini tahu dan menjadi tipe nomer dua, atau bahkan jadi tipe pertama tadi. Semangat.

4. Tipe Tidak Tertarik
    Ya namanya aja tidak tertarik, meskipun tipe ini tahu bahwa Anda menjual produk yang bermanfaat bagi mereka, tetep aja mereka gak akan tertarik untuk membeli produk atau jasa Anda. Mungkin karena faktor harga, atau lagi seret keuangannya, atau sudah memiliki produk yang sejenis. Tipe ini sangat menantang bagi Anda yang menawarkan produk atau jasa, butuh kerja keras ekstra agar tipe ini berubah menjadi tipe yang tertarik dan kemudian mau beli produk atau jasa Anda.

5. Tipe Tidak Tertarik Sama Sekali
    Terakhir, tipe ini adalah tipe yang sama sekali tidak tertarik dengan produk Anda. Meskipun Anda sudah menawarkan promosi semenarik mungkin, tetap saja mereka tidak tertarik, melirik pun sama sekali nggak. Jadi ya, tipe ini bukan tipe yang prospeknya bagus, tapi kalau Anda suka tantangan ya silakan bisa dicoba untuk 'menaklukkan' mereka agar mereka mau membeli produk Anda.

Demikian tadi 5 macam pembeli, saya sarikan dari buku Dijamin Penghasilan 10 Juta perbulan. Semoga bermanfaat.
Cara-cara Menghasilkan Keuntungan dengan Affiliate Marketing

Cara-cara Menghasilkan Keuntungan dengan Affiliate Marketing

6/06/2015 02:21:00 PM 0
Ada banyak cara menghasilkan keuntungan (uang) dari affiliate marketing. Dalam modul affiliate marketing, salah satu seorang praktisi internet marketing, Ahira, mengeungkapkan beberapa cara yang bisa Anda lakukan untuk menghasilkan keuntungan.

1. Pay-Per-Sale Affiliate Program
Lewat program ini, Anda memperoleh keuntungan pada saat seseorang memebeli produk atau jasa melalui affiliate link kita. Contoh barang atau jasa yang biasa dipasarkan dengan cara pay-per-sale adalah penjualan e-book dan software. Besar komisiini bervariasi, mulai dari hanya beberapa persen saja sampai 60%, bahkan juga ada yang lebih. Saya sendiri lebih suka menjual ebook atau buku yang biasa disebut sebagai produk informasi, karena affiliate merchant tidak mengeluarkan biaya produksi untuk pembuatannya (seperti biaya percetakan, biaya pembelian kertas, atau yang lain), sebesar ongkos produksi lainnya. Oleh sebab itu, seorang affiliate marketer biasanya akan mendapatkan komisi cukup besar dari setiap penjualan e-book, mulai dari 40% sampai dengan 75%. Jadi, bila sebuah e-book harganya katakanlah $97 maka kita bisa mendapatkan komisi antara $38.80 sampai dengan $72.75 per sebuah e-book terjual.

2. Recurring Affiliate Program
Dalam Program ini recurring ini, affiliate merchant memberi komisi kepada Anda dalam periode tetap atau secara berkala. Biasanya program ini ditawarkan jika seseorang berlangganan suatu jasa da layanan bulanan, seperti web hosting, auto responder, dan keanggotaan website.  Meskipun Anda tidak mendapatkan presentase yang besar dari program tersebut, tapi program ini tetap bisa bermanfaat buat Anda. Kenapa? Karena, Anda hanya menjual jasa berlangganan ini satu kali, tapi komisi yang Anda terima bisa selamanya, sepanjang pelanggan membayar biaya bulanan mereka. Recurring program seperti ini sangat baik, karena memberikan kesempatan bagi Anda untuk mendapatkan penghasilan tetap yang bisa Anda dapatkan setiap bulan.

3. Pay-Per-Lead Affiliate Program
Pay-per-lead adalah jenis progrm affiliate yang memberikan pembayaran flat untuk setiap prospek (leads) dengan kualifikasi tertentu yang kita bawa ke situs merchant melalui affiliate Anda. Dalam program ini, affiliate merchantlah yang memutuskan apakah leads yang kita bawa memenuhi kualifikasi atau tidak. Mereka biasa memutuskannya dari 'informasi kontak prospek' yang mereka dapatkan dari Anda. Progam pay-per-lead terbaik biasanya berasal dari situs asuransi, kredit rumah, dan aplikasi pinjaman. Melalui program ini, Anda bisa menghasilkan keuntungan mulai dari 25 sen untuk setiap leads yang datang ke website, sampai $25 atau lebih untuk leads yang mengisi aplikasi secara lengkap.

Bila kepiawaian Anda sudah terkenal di dunia internet amrketing, bisa jadi banyak orang yang akan 'mencari' Anda. Malah Anda bisa kewalahan dengan banyaknya order dari para merchant untuk menjualkan barang/jasanya dengan cara pay-per0lead. Di samping itu, kalau Anda sengaja dicari, bayaran per lead Anda bisa jauh lebih mahal dibandingkan harga per lead di pasaran. Bahkan Anda pun bisa meminta presentase khusus dari setiap barang/jasa yang terjual.

4. Pay-Per-Click Affiliate Program
Menurut saya, pay-per-click affiliate program adalah program yang unik. Anda mendapatkan bayaran pada saat sebuah link iklan situs Anda diklik oleh pengunjung Anda. Siapa yang membayar? Ada perusahaan-perusahaan tertentu yang bersedia membayar bila link iklan mereka diklik oleh pengunjung Anda. Hal yang perlu Anda lakukan adalah menyisakan ruang iklan di situs Anda untuk program tersebut. Dari setiap klik pada iklan tersebut, Anda akan mendapatkan sedikit uang. Program pay-per-click yang populer saat ini adalah Google's Adsense. Dalam program ini, kita boleh menempatkan 1 sampai 3 iklan Google di setiap halaman website Anda.

5. Pay-Per-Search Affiliate Program
Program ini hampir mirip dengan pay-per-klik. Hanya saja yang berbeda adalah modelnya. Lewat program pay-per-search ini, Anda akan mendapatkan penghasilan pada saat pengunjung mencari informasi melalui search box khusus yang telah Anda tempatkan di situs Anda, dan lalu mengeklik salah satu link dari hasil pencariannya tadi. Untuk lebih jelas lagi, Anda pasti mengenal apa itu search engine, bukan? Kalau Anda ingin mencari sesuatu, Anda akan datang ke search engine seperti Google atau yahoo. nah, program ini kurang lebih bisa dikatakan program yang membuat Anda menjadi search engine. Anda tempatkan 'koyak pencarian' di website Anda, lalu pada saat ada orang yang mencari sesuatu lewat kotak pencarian Anda tadi dan mengeklik salah satu atau lebih link, Anda mendapatkan bayaran.

6. Hybrid Programs
Ada banyak affiliate merchant yang mengombinasikan beberapa program pembayaran yang berbeda. Contoh, mereka biasanya menawarkan komisi 10 sen setiap kali ada orang yang hanya mengeklik banner dan kemudian mendapat komisi 50% bila terjadi penjualan. Ada juga merchant yang menawarkan macam-macam bonus kalau kita mencapai angka penjualan tertentu.
Tips Memilih Kata untuk Jualan

Tips Memilih Kata untuk Jualan

6/05/2015 05:43:00 PM 0
Kata-kata bisa mengubah segalanya... Kata-katalah yang bisa menyentuh hati, pikiran, dan isi dompet pembaca iklan Anda. Kata-kata pula yang dapat membangun kredibilitas dan kepercayaan, sehingga mereka ingin beli di Anda, bukan di yang lain.

Pertanyaannya, sudahkah Anda menggunakan kata-kata yang paling pas dalam iklan Anda untuk dapat menarik para pelanggan Anda? Seberapa besar tingkat Closing Anda?

Berikut adalah 7 Kata yang Paling Menjual dalam CopyWriting yang bisa Anda gunakan dalam CopyWriting iklan Anda:

1. Anda

Kata ini seolah-olah membuat Anda berbicara langsung dengan mereka.

Contoh:

"Anda akan tahu Bagaimana Rahasia Saya menghasilkan Ratusan Juta Rupiah hanya modal BlackBerry"

2. Uang

Semua orang suka dengan uang. Mereka ingin mendapatkan banyak dan tidak ingin kehilangan banyak.

Contoh:

"Menggunakan alat ini akan Menghemat Uang Anda lebih dari 10 juta dalam setahun"

3. GRATIS

Hampir setiap orang suka dengan sesuatu yang gratis.

Contoh:

"GRATIS Ongkos Kirim ke seluruh Indonesia (bahkan seluruh Dunia)" *Lebay :p          

4. Jaminan

Kebanyakan orang tidak suka ambil risiko. Jaminan akan mengunci risiko tersebut.

Contoh:

"Jika dalam 30 hari berat badan Anda tidak turun (minimal) 8 kg, kami berikan jaminan uang kembali sepenuhnya".

5. Sangat Mudah

Orang ingin segalanya jadi mudah. Mereka tidak ingin produk Anda membuat hidup mereka tambah sulit.

Contoh:

"Dengan alat ini, Anda bisa dengan Sangat Mudah menghilangkan Noda Jerawat yang selama ini mengganggu kecantikan wajah Anda".

6. Sangat Cepat

Orang menginginkan sesuatu dengan cepat.

Contoh:

"Bagaimana Anda bisa Mengurangi Lemak dalam perut Anda dengan Sangat Cepat tanpa harus Merasa Lapar!"

7. Nama Orang

Orang suka mendengar suara nama mereka sendiri.

Contoh:

"Seperti yang Anda lihat, Cara ini sangat Masuk Akal untuk Anda gunakan dalam melunasi hutang Anda".

Bagaimana, sudah dapat inspirasi pemilihan kata yang menjual untuk produk Anda? Yuk, senantiasa selalu praktekkan apa yang sudah Anda dapatkan, termasuk ilmu diatas, karena ilmu yang katanya 'daging' gak akan berguna bila Anda tidak memulai mempraktekkannya iya kan? So.. tunggu apalagi segera Action Tanpa Tapi Tanpa Nanti, dan jangan lupa niasakan untuk mengevaluasi strategi yang Anda terapkan pada saat Anda berjualan. Oke, Semoga sukses.
Tips Menentukan Harga Jual Di Toko Online

Tips Menentukan Harga Jual Di Toko Online

6/04/2015 05:33:00 PM 0
Menentukan harga jual bukanlah sesuatu hal yang mudah. Terkadang Anda akan mengalami keadaan yang serba salah. Bila Anda memberi harga terlalu murah, maka value dari produk tidak akan tersampaikan ke konsumen, bahkan bisa jadi mereka memandang sebelah mata produk Anda. Apabila diberi harga mahal, Anda akan terlalu sulit juga mencari konsumen yang sesuai dengan harga yang Anda tetapkan. Namun memang terkadang, ada juga konsumen yang lebih memilih harga yang lebih mahal asalkan kualitas dan value dari produk tersebut sebanding dengan harga yang ditawarkan.

Lantas, adakah cara untuk mengetahui berapa harga nilai rupiah dari suatu produk yang Anda tawarkan ke konsumen? Dan seberapa rendah batas harga yang bisa Anda tetapkan untuk dapat berkompetisi dengan toko online yang lain?

Ada banyak faktor yang harus Anda pertimbangkan dalam menentukan harga jual suatu produk yang akan Anda tawarkan melalui toko online. Disinilah Anda harus mulai belajar jualan Online. Meskipun di awal Anda merintis, Anda belum memiliki produk sendiri, namun saat usaha Anda mulai berkembang pesat, Anda harus sudah mulai memikirkan untuk memiliki produk sendiri. Karena akan lebih menguntungkan jika Anda memiliki produk dengan brand Anda sendiri. Asik bukan?

Inilah beberapa tips yang bisa Anda lakukan untuk mulai mengembangkan strategi dalam menetukan harga jual produk toko online Anda.

1. Ketahui margin produk
    Hal ini mempunyai peran yang penting, bukan melulu soal banyaknya konsumen yang datang kepada Anda, namun kenyataannya, toko online yang menawarkan harga terendah pun tidak selalu menang. Sering dijumpai perang harga ini akan berakhir saat Anda mematok harga produk yang terlalu rendah. Meskipun banyak konsumen yang datang kepada Anda, namun keuntungan yang Anda dapatkan bisa malah tidak menghasilkan. Dengan kata lain Anda malah rugi. Saat itulah Anda harus memikirkan sumber uang yang lain. Jangan terlalu memaksa untuk perang harga, bahkan sampai berdarah-darah, namun berhentilah sejenak, istirahat, dan lihat kembali produk apa yang dapat memberikan keuntungan lebih tanpa harus perang harga. Karena bagaimanapun juga, ketika Anda sudah memilih untuk menetapkan harga rendah maka konsumen akan terus mengharapkan hal tersebut, padahal Anda belum tentu untung juga dan tidak mungkin akan bertahan lama dengan kondisi seperti itu. Jadi pikirkan lagi dengan tenang.

2. Ketahui Proposisi Keunikan produk Anda
    Apa kelebihan produk Anda dari yang lainnya? Ya, point utama pada hal ini adalah Anda harus bisa menjawab kelebihan-kelebihan dari produk Anda. Apa bedanya produk Anda dengan yang lain? Mengapa orang-orang harus membeli produk Anda? Apa manfaat dari produk Anda? Nah, sudah dapat insight-nya? Silakan Anda menulis pertanyaan diatas dan kemudian dijawab sehingga Anda tahu keunikan dari produk Anda. Hal ini akan menjadikan harga yang Anda tentukan sesuai dengan kelebihan dan manfaat yang diterima oleh kustomer, sehingga dapat menghindari rasa kekecewaan dari kustomer.

3. Jual dibawah Nilai harga pasar
    Harga yang murah sangat tepat bila dipasangkan dengan strategi merchandise. Tentu ini untuk poduk yang memiliki variasi banyak, atau yang memiliki produk pelengkap. Strategi Lose-Leader ini mengasumsikan bahwa pelanggan akan membeli lebih banyak secara keseluruhan. Dengan menggunakan strategi ini, pemilik toko online akan mempunyai kesempatan untuk meningkatkan rata-rata pembelian pelanggan, Sehingga nilai repeat order juga meningkat. Meskipun profitnya tidak terlalu bisa besar, strategi ini mampu merangsang akuisisi pelanggan dan membuka kesempatan untuk upaya marketing yang lebih lanjut.
    Jumlah pelanggan yang terakuisisi akan melampaui jumlah transaksi yang ada. tujuan akhir adalah kehilangan profit dari sebuah produk dengan tujuan untuk mengambil untung dari produk yang menjadi pelengkapnya.

4. Tawarkan 'Kejutan'
    Sesudah mengetahui margin produk Anda dan harga sesuai dengan margin, Anda dapat menawarkan beberapa kejutan untuk calon pelanggan Anda. Misal Anda dapat menjual dalam bentuk diskon terbatas, artinya membeli produk pada waktu tertentu mendapat diskon 30%. Atau memberi keutan lainnya, misal gratis ongkos kirim ke seluruh Indonesia, atau memberi Bonus senilai lebih dari harga jual produk. Ini akan sangat membantu Anda meningkatkan konversi, kalau Anda sudah mengetahui teknik-teknik closing yang ampuh.

5. Memberikan penawaran produk yang berbeda
    Hal yang harus anda lakukan adalah mengetahui dan memahami permintaan pasar Anda. Dengan demikian akan memberikan Anda peluang untuk menjual dan meningkatkan dari produk yang berbeda tersebut. ketika Anda ragu-ragu, berilah pilihan untuk pelanggan agar Anda dapat mengetahui apa yang sesungguhnya mereka inginkan.

6. Menguji Strategi Anda.
    Ada banyak hal yang menjadi faktor kesuksesan, karena itu sering-seringlah menguji strategi yang Anda lakukan untuk mengetahui strategi mana yang paling ampuh dan paling tapat digunakan bisnis Anda. Dari setiap strategi, amati dan jangan lupa menganalisis proses tersebut tanpa tapi dan nanti. Alur yang ideal adalah Plan-Action-Evaluasi-Perbaiki-Repeat.

Sekian, tips menentukan harga Jual di toko online, semoga bermanfaat.
*diambil dari beberapa sumber dengan sedikit editan
Inilah 8 Strategi Sukses Internet Marketing

Inilah 8 Strategi Sukses Internet Marketing

6/03/2015 06:10:00 PM 0
Saya akan berbagi 8 cara strategi sukse internet marketing yang saya ambil dari berbagai sumber, semoga bermanfaat. Berikut strategi sukses internet marketing:

1. Fokus pada target market yang spesifik
   Pilihlah ide bisnis yang menurut Anda menarik dan buatlah website dengan tema yang sesuai dengan ide bisnis yang Anda pilih.

2. Cari ide bisnis yang menjual
   Hal mendasar yang harus diperhatikan dalam mencari ide bisnis di internet adalah mengetahui seberapa besar target market dari ide bisnis yang akan Anda pilih. Sebagai tips sederhana, Anda bisa mencari ide bisnis yang lagi trend dengan tools yang disediakan oleh google, yaitu google keyword planner. Selain itu, Anda bisa mencari di marketplace besar, karena disan adalah tempat berkumpulnya para supplier-supplier besar. Misalnya, Tokopedia(dot)com, Bukalapak(dot)com, dll. Search aja barang apa yang paling laris di marketplace tersebut, jika Anda mengambil barang tersebut berarti itu adalah bisnis yang menjual dengan target market yang besar karena terbukti banyak dicari oleh pembeli.

3. Pilih produk/servis yang sesuai dengan ide bisnis Anda
    Setelah Anda menentukan ide bisnis yang akan Anda jalankan, pilihlah produk yang banyak peminatnya dan berkualitas sehingga akan memberi Anda kemudahan untuk memperoleh keuntungan yang besar dari setiap penjualan yang berhasil Anda lakukan. Lihat kembali point nomer dua bagaimana cara mencari produk yang sedang banyak peminatnya.

4. Pilih nama domain dan web hosting
    Anda bisa mempromosikan program affiliate Anda melalui link affiliate yang telah Anda dapatkan, tapi akan lebih baik apabila Anda menggunakan nama domain sendiri yang mudah diingat, selain terlihat lebih profesional. Dengan nama domain sendiri, Anda dapat membuat e-mail dari domain Anda. hal itu akan membuat Anda lebih terpercaya. Anda bahkan bisa diangap seperti mempunyai sebuah perusahaan besar. Setelah memiliki nama domain, Anda akan memerlukan hosting untuk membuat situs Anda menjadi online. Hal yang terpenting dalam memilih layanan sebuah web hosting adalah pilihan fitur yang memenuhi kebutuhan Anda, pelayanan bagus, serta terjangkau biayanya.

5. Buat website yang sesuai dengan ide bisnis Anda
    Beberapa internet marketer melakukan kesalahan dengan memasukkan beberapa program affiliate yang berbeda ke dalam website mereka sehingga kurang fokus pada ide bisnis yang telah dipilih. Contoh, website dengan tema olahraga, tapi disana Anda juga menjual alat memasak. jadi tidak nyambung, kan? Jika Anda ingin mendapatkan penjualan yang tinggi maka Anda harus membuat website yang fokus pada target market yang spesifik dan sesuai dengan ide bisnis Anda.

6. Buat naskah web yang bisa menjual produk Anda
    Umumnya, orang lebih suka membeli barang dari orang yang telah mereka kenal baik dan mereka percaya. Oleh karena itu, Anda harus bisa membangun kepercayaan pelanggan Anda dengan cara membuat naskah website yang Anda tulis sendiri sehingga akan lebih menonjolkan keunikan dan ciri khas Anda. Istilah untuk seni menulis yang menjual ini biasa disebut dengan teknik copywriting.

7. Promosikan website Anda
    Setelah berhasil membuat website yang sesuai dengan produk yang akan Anda jual, segera promosikan website Anda untuk mendapatkan traffic pengunjung. Bisa lewat sosial media, atau dengan sosial bookmark, atau menggunakan teknik SEO.

8. Ulangi ketujuh langkah di atas untuk ide bisnis baru Anda lainnya
    Setelah website pertama Anda online dan menghasilkan penjualan, silakan Anda ulangi lagi ketujuh langkah diatas untuk menciptakan ide bisnis Anda linnya. Internet mengizinkan Anda untuk bisa menjalakan banyak bisnis pada waktu yang bersamaan, saat Anda sudah mengotomatisasikan bisnis Anda. Pelajari bagaimana cara mengotomatisasikan situs Anda.
Inilah Cara Mendapatkan Uang dari Internet

Inilah Cara Mendapatkan Uang dari Internet

6/02/2015 01:03:00 PM 0
Mungkin bagi Anda yang sudah terjun ke dunia internet marketing, mendapatkan uang dari internet bukanlah sesuatu yang tidak mustahil. Bahkan banyak yang kemudian berhenti dari pekerjaannya dan beralih menjadi internet marketer, karena hasil yang didapatkan lebih menjanjikan. Namun bagi Anda yang belum tahu bagaimana cara mendapatkan uang dari internet, atau masih belajar Jualan Online, masih ada pertanyaan di pikiran Anda, benarkah Anda bisa mendapatkan uang dari internet?

Disini Saya akan memberikan beberapa cara mendapatkan uang dari internet, tentunya ada banyak sekali caranya, bisa sampai ratusan kalau Anda mempelajari semuanya. Tenang, sebagai permulaan disini Saya akan menyampaikan beberapa saja biar gak terlalu pusing.

1. Menjual Produk melalui Internet (E-commerce)
Produk apapun yang Anda miliki atau hasilkan, bisa Anda pasarkan via internet, baik produk berupa barang atau pun jasa. Internet adalah media yang efektif untuk mengembangkan jaringan bisnis, mencari customer baru, mencari mitra baru, serta peluang baru. Apapun usaha Anda, gunakan internet sebagai media pengembangan usaha.

Secara sederhana, kita definisikan bahwa internet marketing adalah kegiatan yang dilakukan melalui internet. Aktivitas pemasaran akan dilakukan secara intensif menggunakan media komputer atau smartphone, baik mulai dari penawaran produk, sistem pemesanan, pembayaran, dan pengirimannya. Apalagi produk jasa seminar, training, dan buku elektronik; dapat dilakukan dengan lebih mudah lagi.

Dalam internet marketing dikenal juga penggunaan jasa deliveri (kurir) untuk mengirimkan produk atau jasa yang ditawarkan, selain jaringa Online di komputer sebagai pendukungnya.

Jadi, prinsipnya diketahui bahwa internet marketing dapat berupa, pertama, marketing onlineatau Jualan Online, yang memasarkan produknya dengan masih menggunakan jasa kurir yang disebut internet marketing affiliate, atau sering disebut beli putus. Kedua, pemasaran melalui internet yang menggunakan jaringan disebut network marketing, yaitu produk dan barang yang dijual berupa barang atau jasa yang bisa diterima oleh konsumen melalui e-mail.

2. Dengan menjadi Affiliate Marketing
Affiliate marketing adalah salah satu cara menghasilkan uang dari internet. Bisnis ini pada dasarnya merupakan model bisnis yang sangat lama, yakni membayar jasa seseorang hanya jika mereka berhasil menjual.

Affiliate marketing termasuk sebuah bisnis besar. Diperkirakan, bisnis ini bernilai sekitar 140 muliar rupiah setiap tahunnya. Dalam affiliate marketing, Anda dibayar kalau Anda berhasil menjual produk/jasa seorang merchant atau affiliate merchant, yaitu orang atau prusahaan yang memiliki produk/jasa yang mereka pasarkan melalui internet.

Sementara orang-orang yang tidak memiliki produk/jasa untuk dijual, bisa membantu affiliate merchant tersebut dalam menjualkan produknya. Untuk setiap produk yang terjual, Anda akan mendapatkan komisi. Nah, orang yang menghasilkan uang dengan cara tersebut disebut affiliate marketers atau affiliate. Kadang-kadang juga disebut associates atau program partners. Kalau Anda mendaftarkan diri pada affiliate program milik affiliate merchant, artinya Anda mendaftarkan diri menjadi salah satu anggota jajaran sales online mereka.

Sekarang banyak perusahaan yang menyediakan program affiliate bagi Anda yang ingin bergabung. Misalnya, Amazon yang level internasional, atau Yukbisnis, Lazada, Zalora dll yang level nasional.
Meraih Pasar Global Internet dengan Cara Jualan Online

Meraih Pasar Global Internet dengan Cara Jualan Online

6/01/2015 09:04:00 PM 0
Sudahkah Anda membuat mudah agar pasar global menjangkau usaha Anda? Apakah juga secara aktif berupaya menjangkau pasar global? Banyak cara untuk melakukan hal itu. Namun bila ditinjau dari segi investasi, apa cara yang paling murah?

Jawabannya adalah melalui strategi e-marketing. Bob Julius Onggo dalam Cyber Branding Through Cyber Marketing mengulas hal ini dengan gamblang. Berikut adalah kutipan artikel 11 strategi agar produk Anda menjangkau dan dijangkau pasar.

1. Miliki situs web resmi berikut nama domain sendiri yang singkat dan lebih mudah diingat, mudah diucapkan, dan tidak ada risiko kelebihan atau kekurangan huruf. bangun kredibilitas Anda. Anda pun akan lebih memiliki kendali dari apa yang dapat dipresentasikan di situs web korporat Anda.

2. Kenali pasar Anda dan khususnya ceruk pasarnya (niche). Jika Anda tidak tahu ke siapa Anda mempromosikannya maka itu sama seperti Anda menembak ke segala arah. Model bisnis offline tidak bisa diaplikasikan untuk model bisnis di internet. Mereka yang hobi memancing tidak akan berminat dengan perlengkapan berburu. Pengiklanan yang tidak tertarget akan sangat membuang-buang waktu.

3. Berupayalah untuk mendapatkan urutan atas di situs pencari. Meskipun para ahi setuju bahwa situs pencari sangat bermanfaat untuk menarik target pasar Anda, tapi mencurahkan terlalu banyak waktu tanpa keahlian yang dibutuhkan adalah sangat membuang-buang waktu dan menjadi kontraproduktif.

4. Kembangkan dan promosikan produk yang cocok dengan ceruk pasar Anda. Di sini Anda jelas bukan, produk dulu atau ceruk pasar dulu yang harus diidentifikasi? Tentunya Anda pun tidak akan menjual peralatan kosmetik ke target pasar pria. Produk Anda harus sesuai dengan kebutuhan dan keinginan dari target pasar Anda.

5. Promosikan, tes, evaluasi. buatlah iklan promosi yang efektif dan kemudian periksa apakah itu mendatangkan hasil yang Anda inginkan. Karena itu, Anda harus periksa, periksa, periksa terus. Anda pun tidak akan tahu keefektifan iklan promosi Anda kalau Anda tidak melacaknya.

6. Tulislah artikel dan terbitkan di berbagai situs web yang menerbitkan ezine (newsletter elektronik), tapi sesuaikan dengan target pembacanya. Misalnya kalau target Anda adalah para orang tua yang memiliki anak di bawah usia lima tahun dan di wilayah Indonesia maka bisa dikirimkan ke ezine yang diterbitkan di situs layanan balita misalnya. Inilah cara yang efektik meningkatkan kredibilitas usaha Anda. Atau kalau Anda ingin membangun komunitas pembaca yang tertarget Anda bisa menerbitkan ezine korporat sendiri.

7. implementasikan program promosi berdasarkan pembangunan referral bisnis.Ini sangat banyak membantuuntuk mempromosikan bisnis Anda dari mulut ke mulut dari klik ke klik.

8. Ikuti newsgroup dan kelompok diskusi online yang sesuai dengan niche market Anda. Gunaka soft selling daripada hard selling.

9. Kembangkan strategi pemasaran bergaya viral.Dengan demikian publisitas produk usaha Anda di internet akan semakin cepat.

10. Gunakan sistem autoresponder. Dengan sistem ini bagaikan customer service online 24 jam yang akan follow up calon customer secara auto. Ingat, kebanyaka penjualan adalah hasil dari beberapa kali follow-up.

11. Tekun dan konsisten dalam segala upaya usaha Anda. Lakukan perencanaan, langsung take action, kemudian evaluasi. Terus seperti itu berulang-ulang Tanpa TAPI dan NANTI.

Semoga bermanfaat.